Judulnya Fourbia Film ini bergenre horor dengan 4 film singkat didalamnya.


1. Happiness / Kebahagiaan(sutradara : Youngyooth Thongkonthun)Cerita Pertama dari 4Bia adalah kisah seorang gadis pengangguran, yang karena kecelakaan sehingga kakinya patah harus diam di apartemennya selama 3 bulan lebih. Disini yang sangat menarik adalah sangat minimnya dialog bahkan hampir tidak ada !! semua penuturan cerita dilakukan hanya dengan SMS. ya. SMS. Horor psikologis dengan SMS tentang seorang penggemar misterius yang berusaha mendekati si cewek karena sama2 kesepian.
2. Tit for Tat / Eye for an Eye / Mata balas mata(sutradara : Paween Purikitpanya)Kisah digencet / Bullying / Yang lebih kuat menindas yang lemah di Sekolah jaman SMU / SMP udanh nggak aneh dan ini dijadikan tema utama di cerita ke dua. Seorang yang ditindas akhirnya menuntut balas dendam atas perlakuan sekelompok geng yang menyiksanya. Yang saya sayangkan di bagian kedua ini adalah penggunaan model / animasi 3D untuk membuat hantunya.. walau diusahakan sedemikian mungkin agar seram, tapi malah nggak seram.. oh well ..
3. In The Middle / Di Tengah (sutradara : Banjong Pisanthanakun)
4 Orang anak muda kemping di tengah hutan di daerah Chiang Mai Thailand, yang kemudian mengalami kecelakaan saat semuanya tengah melakukan aktivitas Arung Jeram. Disini Filmnya cukup lucu dengan humor2 segar hehehe tapi cukup dengan akhir yang bikin penasaran juga.. Jangan pernah bercanda tentang kematian, menyangkut teman / orang terdekat anda ..
4. Flight 224 / Last Fright / Ketakutan Terakhir (diplesetkan dari Last Flight / Penerbangan Terakhir)(sutradara : Parkpoom Wongpoon)
Tema Horror di atas pesawat rasanya jarang yah ? apalagi oleh film asia, film barat banyak mengadopsinya lewat jenis suspense, seperti Turbulence, Snakes on a plane, Red Eye..Disini seorang pramugari (Pim, diperankan Laila Boonyasak) berselingkuh dengan Suami seorang Putri Kerajaan. Celakanya sang putri tahu kejadian ini dan “diam-diam” sengaja terbang ke Thailand untuk “membereskan semuanya”. Namun di tengah cerita sang putri meninggal. Dan mayatnya pun harus dikembalikan ke negaranya.. Yang bikin menarik adalah karena “alasan” dia anggota kerajaan, maka mayatnya tidak boleh ditaruh di Cargo, tapi harus di duduk kan di ruang penumpang (tentunya 1 pesawat dibooking khusus utk jenasah si putri..) Disinilah Teror mulai terjadi..

Leave a Reply